LPPLKUNINGAN-Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., mengatakan rata-rata lama sekolah masyarakat Kabupaten Kuningan saat ini masih berada di angka sekitar 7,91 tahun atau setara dengan pendidikan SMP kelas VIII.
Angka tersebut kata Dian, masih berada di bawah rata-rata Provinsi Jawa Barat maupun nasional.
Oleh karena itu, kata Dian, persoalan ini tidak bisa hanya diserahkan kepada dinas pendidikan, tetapi harus menjadi gerakan bersama dari tingkat kabupaten hingga desa.
“Ini bukan sekadar angka statistik, tetapi mencerminkan kualitas sumber daya manusia kita,” kata Dian, saat memimpin Rapat Koordinasi, di Bale Waluya SLBN Taruna Mandiri, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, Rabu (5/3/2026).
Bupati memberikan sejumlah arahan strategis kepada para camat dan kepala desa sebagai langkah konkret percepatan peningkatan RLS.
Arahan pertama adalah melakukan validasi data secara rinci melalui pendataan mikro (micro mapping) terhadap anak usia sekolah yang tidak bersekolah.
Pendataan tersebut diminta dilakukan secara door to door oleh pemerintah desa dengan melibatkan perangkat desa, sehingga diperoleh data yang akurat berbasis by name by address terhadap anak usia 7 hingga 18 tahun yang tidak bersekolah.
“Pendataan ini harus jelas siapa orangnya, di mana alamatnya, bahkan kalau bisa disertai dokumentasi. Dengan data yang akurat kita bisa menentukan intervensi yang tepat,” kata Dian.


