Darma, lpplkuningan.co.id – Pelaksanaan Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Darma mendapat apresiasi dari kalangan pendidik. Kegiatan yang digelar di SDN 1 Darma, Rabu (23/9/2026), dinilai menjadi salah satu cara untuk mengenalkan bahasa dan budaya Sunda kepada generasi muda.
Guru SDN Sakerta Barat, Winaningsih, mengatakan sekolahnya turut mengikutsertakan siswa dalam sejumlah cabang lomba, yakni biantara, ngadongeng putra dan putri, sajak, serta borangan (ngabodor sorangan).
Menurutnya, FTBI tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengenal lebih jauh bahasa dan budaya Sunda.
“Sangat bagus, karena untuk bahasa Sunda itu ngamumule adat Sunda. Jadi sekalian memperkenalkan ke anak-anak bahwa di Sunda itu ada seperti ngadongeng,” kata Winaningsih.
Ia menilai pengenalan tersebut penting agar siswa tidak hanya menggunakan bahasa Sunda dalam keseharian, tetapi juga memahami beragam bentuk kesenian dan tradisi yang terdapat dalam budaya Sunda.
Guru SDN Sakerta Barat itu berharap FTBI dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahun. Menurutnya, keberlanjutan kegiatan dapat membantu anak-anak semakin mengenal dan mendalami bahasa serta budaya Sunda.
“Kalau misalkan tidak dilaksanakan, anak-anak pasti nanti ke sananya juga jadi enggak begitu bisa mendalami, di Sunda itu ada apa saja. Tapi kalau tiap tahun ada, jadi anak itu sudah tahu, tiap tahun itu ada Lomba Bahasa Sunda FTBI,” ujarnya. [UN]











