LPPLKUNINGAN.CO.ID-Masyarakat Desa Dukuhbadag, masih merasa memiliki kesenian sintren. Mereka masih merespon positif terhadap jenis kesenian tersebut.
Buktinya, setiap pergelaran kesenian itu selalu disambut antusias sejumlah warga.
Seni sintren di Desa Dukuhbadag sudah ada sejak tahun 1930, dipimpin oleh Warjiah.
Seni Sintren diduga dibawa oleh warga pendatang dari luar daerah yang sengaja mencari nafkah di daerah tersebut.
Mereka menjual jasa menuai padi di lahan sawah milik warga Desa Dukuhbadag.
Seni sintren menjadi suguhan pertunjukan kesenian saat mereka melepas lelah dari kegiatan menuai padi. (Rahayu)*












