LPPLKUNINGAN-Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) Kabupaten Kuningan, di tahun 2026 ini berupaya untuk memperkuat data luas tambah tanam (LTT).
Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan, Dr. Wahyu Hidayah, M.Si., menyatakan bahwa akurasi data menjadi faktor penentu keberhasilan pencapaian target luas tambah tanam.
Menurut Wahyu, luas tambah tanam adalah indikator kunci produksi padi. Apabila datanya tidak akurat, kebijakan bisa salah sasaran.
Baca Juga : Wahyu Pimpin Pengendalian Hama di Desa Salareuma
Ia menyebut, meski dukungan lahan dan alat mesin pertanian telah tersedia, apabila tanpa didukung data yang valid tak mungkin bisa tercapai.
“Data yang dilaporkan harus benar-benar mencerminkan kondisi riil di lapangan,” kata Wahyu, saat membuka Rapat Koordinasi Luas Tanam Padi 2026, di Aula Diskatan Kabupaten Kuningan, Selasa (27/1/2026).
Rapat koordinasi diikuti jajaran struktural, UPTD, penanggung jawab data dan penyuluh pertanian. (Ayu)*











