Example floating
Example floating
Nasional

Tren Positif, Indeks Daya Saing Daerah Kabupaten Kuningan

×

Tren Positif, Indeks Daya Saing Daerah Kabupaten Kuningan

Sebarkan artikel ini

LPPLKUNINGAN-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menempatkan Indek Daya Saing Daerah (IDSD) Kabupaten Kuningan di peringkat ke-4 tertinggi di antara kabupaten/kota se-Provinsi Jawa Barat .

Berdasarkan rilis terbaru Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) 2025 Kabupaten Kuningan mencatat peningkatan skor menjadi 3,88.

Sebelumnya, di tahun 2024, IDSD Kabupaten Kuningan meraih skor 3,82, menempati peringkat ke-14 dari 416 kabupaten di Indonesia.

Artinya kinerja daya saing Kabupaten Kuningan menunjukkan tren positif. Ada di bawah Kabupaten Sumedang (4,04), Kabupaten Bandung (3,93), dan Kabupaten Bogor (3,91).

Apabila dibandingkan dengan capaian tahun sebelumnya, terjadi kenaikan skor dari 3,82 (2024) menjadi 3,88 (2025) atau meningkat 0,06 poin.

Kenaikan ini mempertegas konsistensi Kuningan dalam menjaga bahkan meningkatkan performa daya saing daerah.

Perbandingan Pilar 2024 dan 2025

Pada IDSD 2024, beberapa pilar kuat Kuningan antara lain:

Institusi: 4,82

Pasar Produk: 5,00

Dinamika Bisnis: 4,72

Ukuran Pasar: 4,40

Sistem Keuangan menjadi pilar terendah dengan 2,25

Sementara pada IDSD 2025, komposisi kekuatan Kuningan sedikit mengalami dinamika:

Institusi: 4,71

Adopsi TIK: 4,78

Pasar Produk: 5,00

Ukuran Pasar: 4,42

Sistem Keuangan meningkat menjadi 2,72

Kapabilitas Inovasi naik menjadi 3,66

Kenaikan signifikan terlihat pada Sistem Keuangan (dari 2,25 menjadi 2,72) serta Kapabilitas Inovasi (dari 2,92 menjadi 3,66). Ini menunjukkan adanya penguatan pada aspek ekosistem pembiayaan dan inovasi daerah.

Meski beberapa pilar seperti Infrastruktur masih perlu perhatian (2,95 pada 2025), secara keseluruhan skor agregat menunjukkan tren membaik.

Konsistensi Daya Saing

Sebagai informasi, IDSD 2025 mengukur 38 provinsi dan 508 kabupaten/kota dengan 50 indikator pada level kabupaten/kota . Skor rata-rata nasional tahun 2025 tercatat 3,50, sementara Kuningan berada di angka 3,88, jauh di atas rata-rata nasional.

Capaian ini memperlihatkan bahwa setelah masuk jajaran 14 besar nasional pada 2024, Kabupaten Kuningan tetap menjaga momentum daya saing di 2025 dan bahkan memperbaiki skor totalnya.

Kenaikan skor IDSD 2025 ini menjadi sinyal bahwa arah pembangunan yang ditempuh Kuningan berada di jalur yang kompetitif dan berkelanjutan, sekaligus memperkokoh posisinya sebagai salah satu kabupaten dengan daya saing terbaik di Jawa Barat. *

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *