CIGANDAMEKAR-Sebanyak 16 pelaku usaha di Kabupaten Kuningan, berpartisipasi aktif dalam penanggulangan stunting. Mereka memberikan kontribusi dalam program Gerimis dan Gematel yang digelindingkan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) di Desa Cibuntu, Kecamatan Cigandamekar, Jumat 28 Agustus 2026.
Pelaku usaha yang turut mendorong program tersebut di antaranya PT New Hope Farm Indonesia, Atmaza Farm, CV Altel, PT Charoen Pokphand Jaya Farm, CV Wangun Unggas Perkasa, Koperasi Agri Berkah Kemuning, PT Sidosari Farm, PT Super Unggas Jaya.
Selain itu, Koperasi Produsen Karya Nugraha Jaya Kuningan, Koperasi Konsumen Susu Laras Ati, Ersa Farm, KPSP Saluyu, PT AS Putra Group, CV Ryan Jaya Farm, PT Sari Bumi Farm, dan PT Sumber Inti Pangan.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, mengapresiasi atas peran serta para pelaku usaha tersebut. Kuningan. .Hal itu dinilai sebagai bentuk kepedulian sektor usaha terhadap kualitas sumber daya manusia.
Dia mengharapkan, peran serta para pelaku usaha itu bukan hanya bantuan sesaat, tapi berkembang menjadi gerakan berkelanjutan yang menjangkau lebih banyak keluarga, ibu hamil dan anak-anak.
Menurut dia, penanggulangan stunting membutuhkan intervensi sejak dini, terintegrasi dan berkelanjutan. Penanganannya tidak hanya menyasar anak yang sudah mengalami stunting, tetapi juga pencegahan sejak masa kehamilan, pemenuhan gizi ibu dan anak, pola asuh, hingga ketahanan pangan keluarga.
“Penanggulangan stunting bukan hanya tanggung jawab pemerintah, perlu kolaborasi dengan semua pihak termasuk para pelaku usaha,” kata Tuti. (AM)













