Cigugur, lpplkuningan.co.id – Pemerintah Kabupaten Kuningan menaruh perhatian serius terhadap angka stunting yang masih mengalami peningkatan di sejumlah kecamatan. Kondisi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan yang digelar di Telaga Surian Camp Park, Desa Puncak, Kecamatan Cigugur, Senin (5/10/2026).
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan dalam wawancara dengan wartawan bahwa terdapat beberapa kecamatan yang mengalami kenaikan angka stunting.
Beberapa di antaranya yakni Kecamatan Cilebak, Garawangi, dan Cigandamekar. Menurut Dian, peningkatan tersebut menjadi perhatian karena terjadi ketika program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah berjalan.
“Stunting ternyata dari angka itu ada yang semakin ada yang meningkat. Karena kan program MBG sudah berjalan, tapi di sisi lain ada beberapa kecamatan yang mengalami kenaikan,” ujar Dian.
Dian mengaku belum dapat memastikan penyebab meningkatnya angka stunting di wilayah tersebut. Karena itu, pemerintah daerah telah menugaskan instansi terkait untuk melakukan telaah dan mencermati faktor yang menyebabkan kenaikan tersebut.
“Yang agak mengejutkan itu Garawangi dan Cilebak juga meningkat. Saya tidak tahu apa penyebabnya, tapi yang pasti ini menjadi perhatian serius kami,” katanya.
Menurut Dian, penanganan stunting tidak dapat dilakukan hanya oleh satu sektor. Persoalan tersebut membutuhkan pendekatan multidimensional dengan melibatkan berbagai perangkat daerah dan unsur terkait.
“Persoalan stunting ini tidak hanya cukup ditangani oleh Puskesmas saja, tapi juga oleh SKPD yang lain, misal Dinas Pendidikan, ada juga DPPKBP3A, atau mungkin dari dinas yang terkait,” jelasnya.
Dian menegaskan, pemerintah daerah akan menjadikan penanganan stunting sebagai salah satu langkah serius dalam agenda pembangunan daerah. Evaluasi terhadap kondisi di lapangan juga akan menjadi bagian dari pembahasan pemerintah untuk menentukan langkah selanjutnya.
Ia menyebut angka stunting di Kabupaten Kuningan masih berada di atas rata-rata Jawa Barat. Karena itu, hasil rapat koordinasi diharapkan dapat mendorong pemerintah daerah untuk lebih fokus dalam menangani persoalan tersebut.
“Mudah-mudahan dengan rapat hari ini kita akan lebih fokus kaitannya stunting,” kata Dian. [UN]











