Kuningan, lpplkuningan.co.id – Para petani ubi jalar dari sejumlah wilayah di Kabupaten Kuningan berkumpul di Lapangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan, Senin (21/9/2026).
Mereka mengikuti Sosialisasi Demplot Pertanian Tahun Anggaran 2026 yang dirangkaikan dengan distribusi pupuk bagi petani, dalam mendukung peningkatan produksi dan produktivitas pertanian di Kuningan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.
Petani yang hadir berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Cilimus, Darma, Bandorasa, serta desa lainnya. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah juga menyalurkan bantuan 300 pupuk dan materi bagi para petani ubi jalar.
Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam membantu petani sekaligus mendorong ketahanan pangan.
“Ini sebagai bukti pemerintah hadir di tengah para petani, mendorong juga suksesnya ketahanan pangan yang digagas oleh Pak Presiden melalui Asta Cita,” kata Dian.
Menurut Dian, ubi jalar masih memiliki peluang untuk dikembangkan karena kebutuhan terhadap komoditas tersebut masih terbuka.
“Saya yakin ke depan Kuningan akan menjadi salah satu sentra yang diperhitungkan berkaitan dengan ubi. Karena sebagaimana informasi dari Pak Kadis, ubi ini masih banyak yang membutuhkan. Malah kalau tidak salah pasokan yang kita kirim itu masih kurang, ya. Jadi masih terbuka peluang ini,” ujarnya.
Dian juga mengajak generasi muda untuk melihat pertanian sebagai sektor yang memiliki peluang di masa depan.
“Pertanian hari ini tidak identik dengan kemiskinan, tidak identik dengan kebodohan, dan tidak identik dengan keterbelakangan. Justru ini merupakan masa depan kita,” katanya.











