Darma, lpplkuningan.co.id – Volume air Waduk Darma, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, tersisa sekitar 9 juta meter kubik atau 30 persen dari volume normal. Kondisi tersebut terjadi setelah pengeluaran air untuk kebutuhan irigasi dilakukan secara rutin sejak Juni 2026.
Petugas OP di UPB (Unit Pengelola Bendungan) Darma, Ahmad Mansubun Z, mengatakan volume normal Waduk Darma mencapai sekitar 32 juta meter kubik. Sementara itu, berdasarkan keterangannya pada Kamis, 15 Oktober 2026, volume air waduk saat ini berada di kisaran 9 juta meter kubik.
“Untuk sekarang di sekitar 9 juta meter kubik itu sudah 30 persen dari volume normal,” kata Ahmad.
Ia menjelaskan, pengeluaran air untuk irigasi mulai dilakukan setelah musim hujan berakhir. Pembukaan aliran air dilakukan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pengairan.
Menurut Ahmad, penyusutan volume air waduk merupakan kondisi yang rutin terjadi setiap tahun karena adanya kebutuhan irigasi. Namun, kondisi pada 2026 dinilai lebih ekstrem dibandingkan tahun sebelumnya akibat kemarau panjang.
Pengelolaan pengeluaran air dilakukan berdasarkan Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW), yang mengatur kebutuhan dan jadwal pengeluaran air untuk irigasi selama satu tahun.
Ahmad menyebut, pengeluaran air pada tahun ini lebih besar dibandingkan tahun sebelumnya karena wilayah yang membutuhkan pasokan air juga lebih luas.
Meski volume waduk menyusut, pihaknya menyatakan masih terdapat sekitar 6 juta meter kubik air dalam tampungan yang tidak boleh dikeluarkan karena termasuk dead storage atau tampungan mati.
“Masih ada cadangan air,” ujarnya. [UN]











