Gema Sadulur

Bupati Kuningan Tegaskan Ajakan Berzakat Bukan Pemaksaan

×

Bupati Kuningan Tegaskan Ajakan Berzakat Bukan Pemaksaan

Sebarkan artikel ini
Bupati Kuningan setelah acara Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Kuningan bersama Disdikbud, di Aula Disdikbud Kabupaten Kuningan, Rabu (14/10/2026). [Foto: LPPL KUNINGAN/Ulfa Nurfauziah)

Cigugur, lpplkuningan.co.id – Bupati Kuningan menegaskan bahwa ajakan menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada tenaga pendidik di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) bukan merupakan bentuk pemaksaan, melainkan upaya membangun kesadaran kolektif untuk membantu sesama.

Penegasan itu disampaikan dalam wawancara usai acara Sosialisasi Zakat, Infak, dan Sedekah yang diselenggarakan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kuningan bersama Disdikbud di Aula Disdikbud Kabupaten Kuningan, Rabu (14/10/2026).

Bupati menyampaikan bahwa zakat, infak, dan sedekah memiliki peran penting dalam mendukung upaya penanganan kemiskinan serta membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Ini juga sebetulnya bukan pemaksaan, hanya menyampaikan kesadaran kolektif saja bahwa dana zakat infak sedekah itu kan salah satu kewajiban kita sebagai umat muslim,” ujar Bupati.

Ia menjelaskan, penghimpunan ZIS tetap harus memperhatikan kemampuan masing-masing individu. Menurutnya, tenaga pendidik yang benar-benar tidak mampu tidak boleh dipaksakan untuk membayar zakat.

Terkait guru yang mengalami kesulitan ekonomi, Bupati menyebutkan bahwa kemungkinan memperoleh bantuan dari Baznas perlu ditentukan berdasarkan pemenuhan kriteria penerima zakat, termasuk golongan delapan asnaf.

Bupati juga menyampaikan bahwa masyarakat memiliki pilihan dalam menyalurkan zakatnya. Namun, ia mengajak masyarakat untuk mempertimbangkan Baznas sebagai lembaga resmi yang mengelola dana ZIS.

Ia berharap pengelolaan dan penyaluran dana ZIS dapat terus ditingkatkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan bantuan. [UN]

Respon (1)

  1. Недавно столкнулся с ситуацией, когда на меня внезапно обрушился шквал клеветы и наговоров. Оказалось, что моё имя попало на какую-то скам-платформу, где публиковались лживые данные и грязные списки. Это настоящий произвол и беспредел, когда кто-то может безнаказанно подставлять людей, распространяя фейки и выдуманные санкции. Пытался разобраться, но столкнулся с полным отсутствием ответственности за такие действия. Если вам интересна эта тема, советую изучить Клевещут на невиновных — там подробно описано, как работают подобные клеветнические базы и чёрные списки. Это позор и грязь, с которыми нужно бороться, ведь травля и донос могут разрушить жизнь любого человека.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *