Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan mencatat sebanyak 2.922 jiwa dari 1.161 kepala keluarga (KK) terdampak bencana kekeringan dan kekurangan air bersih hingga September 2026.
Data rekapitulasi BPBD Kabupaten Kuningan per 16 September 2026 tersebut mencakup 3 kecamatan, 3 desa, 6 dusun, dan 4 RT.
Tiga wilayah yang tercatat terdampak yakni Kecamatan Cimahi, Karangkancana, dan Ciawigebang. Di Kecamatan Cimahi, warga terdampak berada di Desa Gunungsari, meliputi Dusun Puncakmanik, Pakusarir, dan Langensari.
Sementara itu, di Kecamatan Karangkancana, wilayah terdampak berada di Desa Cihanjaro, yakni Dusun Cihanjaro dan Sukasaih. Adapun di Kecamatan Ciawigebang, dampak kekeringan tercatat di Desa Cihaur pada empat RT.
Sebagai penanganan kekurangan air bersih, BPBD Kabupaten Kuningan telah melakukan distribusi air sebanyak 5.000 liter pada masing-masing tanggal 28 Agustus, 1 September, 8 September, 9 September, dan 15 September 2026.
Dengan demikian, total air bersih yang telah didistribusikan mencapai 25.000 liter. [UN]
Sumber: BPBD KUNINGAN










