LPPLKUNINGAN.CO.ID-Kepolisian Resor (Polres) Kuningan, mengantisipasi kemacetan lalulintas menjelang nonton bareng (nobar) laga Persib Bandung vs Persijap Jepara, di Pandapa Paramarta, Kompleks Stadion Mashud Wisnu Saputra, Sabtu (23/5/2026).
Hal itu akan dilakukan dengan cara rekayasa lalu lintas di sejumlah titik pusat kota guna mengantisipasi kepadatan kendaraan dan potensi konvoi bobotoh.
Selain pengaturan arus kendaraan di sekitar lokasi nobar, juga menyiapkan rute konvoi Persib juara dan pengalihan di sekitar Kertawanganunan.
“Tujuannya agar arus kendaraan tetap lancar dan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman,” ujar IPTU Deni Supriana.
Ia menjelaskan, petugas akan memasang water barrier dan melakukan penutupan terbatas di beberapa akses menuju kawasan Pandapa Paramartha.
Untuk kantong parkir, masyarakat diarahkan menggunakan area GOR Ewangga, eks Kantor Satpol PP dan titik parkir lainnya yang telah disiapkan.
“Selain pengamanan nobar, kami juga mengantisipasi euforia apabila Persib meraih hasil positif. Karena itu jalur konvoi dan pola pengalihan arus sudah kami siapkan sejak awal,” katanya.
Satlantas Polres Kuningan juga akan menempatkan personel di sejumlah persimpangan dan titik rawan kemacetan guna mengatur arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Meski belum dapat memprediksi jumlah peserta nobar dan konvoi, polisi memperkirakan antusiasme masyarakat cukup tinggi mengingat basis pendukung Persib di Kuningan sangat besar, mulai dari kalangan pelajar hingga masyarakat umum.
Dia mengimbau kepada seluruh peserta konvoi agar tertib berlalu lintas, tidak menggunakan knalpot brong berlebihan, dan tetap menjaga keamanan bersama.
“Untuk masyarakat yang melintas di sekitar Terminal Kertawangunan diharapkan mengikuti arahan petugas,” kata Deni.
Adapun rute konvoi saat Persib meraih juara dimulai dari Jalan Siliwangi menuju Jalan Veteran, kemudian melintasi Jalan Syekh Maulana Akbar, dilanjutkan ke Jalan Pramuka, Jalan Soekarno, Jalan Cirendang, Jalan Mohammad Hatta, dan Jalan Moch Yamin, hingga finis di Terminal Kertawangunan.
Masyarakat diminta untuk menghindari jalur yang menjadi titik rekayasa lalu lintas serta mematuhi arahan petugas di lapangan. Pengguna jalan juga diminta tetap tertib dan mengutamakan keselamatan selama kegiatan berlangsung. (Redaksi)













