Lpplkuningan.co.id– Pemerintah Kabupaten Kuningan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Diskatan) terus mendorong pengembangan budidaya bawang putih sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan.
Selain penyediaan bibit, Diskatan Kabupaten Kuningan mengusulkan sejumlah sarana dan prasarana pendukung kepada Kementerian Pertanian untuk mempercepat pengembangan komoditas tersebut.
Kepala Diskatan Kabupaten Kuningan Dr. Wahyu Hidayah, S.Hut., M.Si., mengatakan sarana yang diusulkan meliputi pupuk, alat dan mesin pertanian (alsintan), hingga dukungan pengairan melalui program irigasi perpompaan.
“Kami juga mengusulkan dari Kementerian Pertanian dalam rangka percepatan budidaya pangan dan swasembada khusus bawang putih. Kita usulkan ada sarana prasarana, pupuk, kemudian alsintan, kemudian juga untuk pengairan kita juga usulkan irigasi perpompaan,” ujar Wahyu.
Menurutnya, pengembangan bawang putih di Kuningan saat ini masih berada pada tahap demplot atau demonstrasi plot. Tahap tersebut dilakukan untuk menguji kesesuaian agroklimat atau kondisi lingkungan pertanian terhadap pertumbuhan bawang putih.
Pengujian ini dinilai penting untuk menentukan wilayah yang paling sesuai bagi pengembangan bawang putih secara lebih luas di Kabupaten Kuningan.
Selain Desa Karangsari, Diskatan juga menyiapkan sejumlah lokasi lain untuk menjadi bahan pengujian, di antaranya wilayah Gunungkeling dan Puncak.
“Nanti kita lihat yang paling sesuai di mana, terkait dengan kesesuaian tumbuh bawang putih,” katanya.
Hasil uji agroklimat tersebut nantinya diharapkan dapat menjadi dasar dalam menentukan lokasi pengembangan bawang putih yang memiliki tingkat kesesuaian paling optimal, sehingga program budidaya dapat berjalan secara berkelanjutan dan mendukung target swasembada bawang putih di Kabupaten Kuningan. [UN]













