lpplkuningan.co.id-Bank Kuningan, dinilai mampu menjaga kinerja dan fundamental keuangan di tengah dinamika perekonomian. Tak heran, jika lembaga perbankan milik Pemerintah Kabupaten Kuningan di bawah naungan PT Perseroda BPR Kuningan, kembali meraih penghargaan Golden Champion dalam ajang 17th Infobank BPR Award 2026.
Piagam penghargaan diterima oleh Direktur Utama PT Perseroda BPR Kuningan, H. Dodo Warda, SE., M.M., didampingi Dewan Komisaris H. Deden Kurniawan Sopandi, A.Ks., S.E., M.Si., CFr.A, QRMP, serta Deni Heryana, S.Sos., M.M., selaku Direktur yang membawahi fungsi kepatuhan, di Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Direktur Bank Kuningan, H. Dodo Warda, SE., M.M., mengaku bersyukur, lantaran penghargaan itu diraih lima tahun berturut turut, dalam rating perbankan Majalah Infobank, predikat sangat bagus. Capaian ini menjadi pengakuan atas konsistensi Bank Kuningan dalam menjaga kinerja dan fundamental keuangan di tengah dinamika perekonomian.
Baca Juga :https://lpplkuningan.co.id/ekonomi/diduga-dampak-kemarau-harga-sayuran-naik-di-pasar-darma/
“Bagi kami capaian ini bukan sekadar penghargaan, tetapi juga menjadi penanda penting atas upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan,” kata Dodo, dalam keterangan Press yang diterima Redaksi lpplkuningan.co.id, Sabtu (15/8/2026).
Dia menambahkan, penghargaan itu merupakan buah dari konsistensi, penerapan prinsip kehati-hatian, serta kerja keras seluruh insan Bank Kuningan dalam menjaga fundamental keuangan yang sehat.
Penghargaan yang berhasil dipertahankan selama lima tahun berturut-turut, itu menjadi motivasi bagi Bank Kuningan untuk terus memberikan nilai tambah, keamanan, dan pelayanan terbaik serta menjaga kepercayaan seluruh nasabah dan pemangku kepentingan.
“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan Bank Kuningan dalam menjaga kinerja sekaligus kepercayaan masyarakat, yang mendapat dukungan pemerintah daerah,”ujarnya.
Berdasarkan informasi, penilaian yang dilakukan Majalah Infobank mengacu pada analisis laporan keuangan publikasi bank. Sejumlah indikator yang menjadi bagian dari penilaian meliputi aspek permodalan melalui Capital Adequacy Ratio (CAR), kualitas aset melalui Non-Performing Loan (NPL), rentabilitas melalui Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), efisiensi operasional melalui BOPO dan Net Interest Margin (NIM), sertalikuiditas melalui Loan to Deposit Ratio (LDR).
Dodo menegaskan, penghargaan tersebut tidak boleh membuat Bank Kuningan berpuas diri. Sebaliknya, capaian itu menjadi momentum untuk memperkuat kualitas layanan, keamanan, inovasi, dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
“Bagi kami, penghargaan ini bukan titik akhir. Justru menjadi pengingat bahwa kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat harus dijaga dengan kinerja, pelayanan, dan tata kelola yang semakin baik,” katanya.
Sebagai lembaga keuangan milik Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan, Bank Kuningan memiliki peran untuk memberikan layanan keuangan kepada masyarakat, pelaku UMKM, dan dunia usaha. Karena itu, penguatan kinerja bank tidak hanya penting dari sisi korporasi, tetapi juga berkaitan dengan upaya memperkuat ekosistem ekonomi daerah.
“Kami manajemen menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dalam pengembangan Bank Kuningan, ” katanya. (AM)***













